BEATBOX

Kamis, 16 Februari 2012
 

Tutorial: Melatih Diafragma


Untuk tutorial kali ini tanpa video. Mudah-mudahan cukup mudah dimengerti ya. :)
APA ITU DIAFRAGMA?
Diafragma adalah otot yg berada di antara paru-paru dan perut. Melatih otot ini menghasilkan suara yang lebih lantang, tapi tanpa perlu berteriak. Jadi tenggorokan kita tidak capek. Melatih otot diafragma ini adalah hal yang krusial bagi penyanyi.

Sumber gambar.


APA KAITANNYA DENGAN BEATBOXING?
Diafragma yang terlatih dengan baik membuat kita bisa menghembuskan udara yang kuat dengan sedikit nafas. Dalam hal ini, kaitannya dengan kekuatan volume suara-suara yang kita buat ketika beatboxing.
BAGAIMANA MELATIHNYA?
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menirukan suara bersin. Detilnya seperti ini:
  1. Suara bersin yang kita gunakan adalah “AKCHOO”.
  2. Kita penggal bagiannya menjadi A, Kh, dan Choo. A – Kh – Choo.
  3. Tarik nafas dari mulut ketika mengucapkan A, keluarkan nafas tapi tahan saat mengucapkan Kh, dan keluarkan sisa udara saat mengucapkan Choo.
  4. Ulangi perlahan-lahan hingga lancar. Pertahankan kekuatan udara yang ditarik dan dikeluarkan.
  5. Setelah lancar, naikkan temponya sedikit, ulangi hingga lancar. Pertahankan kekuatan udara yang ditarik dan dikeluarkan.
  6. Dan seterusnya sampai kita bisa melakukannya dengan cepat dan kekuatan udaranya konstan.
Saat berlatih, coba pegang otot perut di bawah ulu hati dan perhatikan otot diafragma kita mengencang dan mengendur. Dengan sering berlatih otot tersebut akan terbiasa untuk mengencang dan mengendur secara otomatis saat kita mengeluarkan suara yang lantang tapi tidak berteriak.
Tahap lanjutannya, bisa dicoba beberapa alternatif di bawah ini:
  1. Menirukan suara nafas mulut anjing. H-H-H-H-H… dst. H pertama tarik nafas, H berikutnya buang nafas, dst. Latihan ini sangat membantu untuk mengeluarkan suara satuan tapi temponya cepat. Contohnya seperti pada beat rutin Roxorloops ketika mendemonstrasikan suara snare drum saat dia membuka performancenya.
  2. Menirukan suara monyet juga dengan teknik menarik dan membuang nafas secara cepat. Latihan ini membantu untuk mebuat variasi vocal scratch. Contohnya bisa search di YouTube video seorang beatboxer dari Lyon, Perancis, bernama BMG, di mana salah satu beat rutin / andalannya adalah vocal scratch melalui hidung sambil mengeluarkan beat dengan teknik sugabox.

profil bondan prakoso

Selasa, 27 September 2011


Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya yang bertitel Si Lumba-Lumba sukses dipasaran dan mencuatkan namanya.

Ditahun 1999, Bondan membentuk band Funky Kopral , sebagai bassis, hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group Alternatif Terbaik. Ditahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk kategori Kolaborasi Rock Terbaik.

Sayang, setelah album ketiga mereka dirilis, band ini bubar. Hingga ditahun 2005 ia memebentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black dengan genre musik Pop Rock yang dipadu dengan Rap. Dengan band barunya ini, Bondan diganjar penghargaan serupa, yakni AMI Sharp Awards ditahun 2008 untuk kategori Group Rap Terbaik.

Sebelumnya, ditahun 2006 Bondan bersama 12 orang pemain bass dari berbagai band di Indonesia seperti Thomas "GIGI", Rindra "Padi", Bongky "BIP", Adam Sheila on 7 dan bassis Indonesia lainnya diganjar penghargaan oleh MURI untuk penghargaan Penampilan Bassis terbanyak dalam satu panggung.